Detail Cantuman
Pencarian Spesifik
Text
Pemuda & Kelautan: Laut Sebagai Pemersatu Bangsa
Sinopsis / Abstrak
Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Pulau Indonesia berjumlah 17.504 buah. Perbedaan geografis ini mendorong terjadinya keragaman budaya. Bisa jadi, di dunia ini hanya bangsa Indonesia yang memiliki keanekaragaman etnik dan budaya. Dari situlah kita memaknai betapa luhur semboyan nasional Bhinneka Tunggal Ika.
Tanpa adanya kesadaran akan pentingnya nilai persatuan, bahaya disentegrasi dapat mengancam bangsa Indonesia. Kita harus menyadari bahwa laut bukan pemisah, tetapi justru sebagai perekatbangsa Indonesia. Dengan didukung beragam dokumen sejarah tentang proses integrasi bangsa (Sumpah pemuda 1928, Deklarasi Djuanda, dan lain-lain), kita bisa membuktikan bahwa laut memiliki potensi strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kedudukan laut sebagai perekat kehidupan bangsa ini telah ditunjukkan oleh nenek moyang kita sejak dahulu kala. Laut dijadikan jalan raya untuk mengembangkan kehidupan mereka dalam bidang pelayaran dan perdagangan.
Kita harus mengubah orientasi pembangunan yang bertumpu pada daratan menuju kebaharian. Sejarah telah membuktikan bangsa kita pernah menjadi pelopor dalam pelayaran dan perdagangan dunia selama berabad-abad. Hanya dengan itulah, kedualatan bangsa kita di barat dan di laut bisa kita pertahankan untuk kesejahteraan dan kemakmuran bangsa.
Tanpa adanya kesadaran akan pentingnya nilai persatuan, bahaya disentegrasi dapat mengancam bangsa Indonesia. Kita harus menyadari bahwa laut bukan pemisah, tetapi justru sebagai perekatbangsa Indonesia. Dengan didukung beragam dokumen sejarah tentang proses integrasi bangsa (Sumpah pemuda 1928, Deklarasi Djuanda, dan lain-lain), kita bisa membuktikan bahwa laut memiliki potensi strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kedudukan laut sebagai perekat kehidupan bangsa ini telah ditunjukkan oleh nenek moyang kita sejak dahulu kala. Laut dijadikan jalan raya untuk mengembangkan kehidupan mereka dalam bidang pelayaran dan perdagangan.
Kita harus mengubah orientasi pembangunan yang bertumpu pada daratan menuju kebaharian. Sejarah telah membuktikan bangsa kita pernah menjadi pelopor dalam pelayaran dan perdagangan dunia selama berabad-abad. Hanya dengan itulah, kedualatan bangsa kita di barat dan di laut bisa kita pertahankan untuk kesejahteraan dan kemakmuran bangsa.
Ketersediaan
| C00132C | 341.440 26 ADH p | location_name | Tersedia - item_status_name |
Informasi Detail
| Judul Seri | Pemuda & Kelautan |
|---|---|
| No. Panggil | 341.440 26 ADH p |
| Penerbit | PT Citra Aji Parama : Yogyakarta., 2009 |
| Deskripsi Fisik | - |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | 602-8227-45-2 |
| Klasifikasi | 341.440 26 |
| Tipe Isi | - |
| Tipe Media | - |
|---|---|
| Tipe Pembawa | - |
| Edisi | Ed.1 - Cet.1 |
| Subjek | - |
| Info Detail Spesifik | - |
| Pernyataan Tanggungjawab | - |
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Informasi
Akses Katalog Publik Daring - Gunakan fasilitas pencarian untuk mempercepat penemuan data katalog






