Detail Cantuman
Pencarian Spesifik
Text
Menyuling Minyak Atsiri
Sinopsis / Abstrak
Cengkih, jahe, kayu manis, dan pala merupakan tanaman rempah-rempah yang sangat kita kenal. Bahkan, cengkih dan pala adalah komoditi perdagangan yang menjadi andalan Indonesia di pasaran Eropa sejak berabad-abad lalu. Komoditi itulah yang menjadi salah satu penyebab bangsa-bangsa di dunia berkunjung dan berdagang di Nusantara. Pada umumnya, rempah-rempah tersebut dimanfaatkan atau diperdagangkan dalam bentuk segar atau sudah dikeringkan, tanpa diolah atau diproses lebih lanjut.
Keistimewaan rempah-rempah sehingga dimanfaatkan menjadi bumbu atau penyedap karena mengandung minyak atsiri. Minyak atsiri ini terkandung pada hampir semua bagian tumbuhan, dengan bagian-bagian tertentu mengandung minyak atsiri paling tinggi. Cengkih pada bunganya, jahe pada rimpangnya, kayu manis pada kulit batangnya, dan pada pada bijinya. Apakah minyak atsiri dapat kita ambil dari rempah-rempah tersebut?
Minyak atsiri memiliki sifat dapat diuapkan dengan cara dipanaskan. Berdasarkan sifat itulah kita dapat memisahkan minyak atsiri dari rempah-rempah dengan cara penyulingan atau destilasi. Unit atau alat penyulingan minyak atsiri dapat dibuat dengan bahan-bahan yang ada relatif mudah disediakan. Demikian juga pengoperasian alat penyulingan tersebut, juga tidak memerlukan keahlian khusus dari operatornya.
Bagaimana dengan potensi minyak atsiri secara ekonomis? Sangat berpotensi, karena pasarnya masih sangat terbuka. Baik di pasar dalam negeri maupun luar negeri. Sangat menarik dan menggiurkan.
Jika Anda tertarik dan tergiur, seluk-seluk penyulingan minyak atsiri dapat diikuti dalam buku ini. Mulai dari jenis-jenis tumbuhan yang dapat menghasilkan minyak atsiri hingga detil penyulingannya diulas lengkap dalam buku ini. Selamat membaca dan mempraktikkannya!
Keistimewaan rempah-rempah sehingga dimanfaatkan menjadi bumbu atau penyedap karena mengandung minyak atsiri. Minyak atsiri ini terkandung pada hampir semua bagian tumbuhan, dengan bagian-bagian tertentu mengandung minyak atsiri paling tinggi. Cengkih pada bunganya, jahe pada rimpangnya, kayu manis pada kulit batangnya, dan pada pada bijinya. Apakah minyak atsiri dapat kita ambil dari rempah-rempah tersebut?
Minyak atsiri memiliki sifat dapat diuapkan dengan cara dipanaskan. Berdasarkan sifat itulah kita dapat memisahkan minyak atsiri dari rempah-rempah dengan cara penyulingan atau destilasi. Unit atau alat penyulingan minyak atsiri dapat dibuat dengan bahan-bahan yang ada relatif mudah disediakan. Demikian juga pengoperasian alat penyulingan tersebut, juga tidak memerlukan keahlian khusus dari operatornya.
Bagaimana dengan potensi minyak atsiri secara ekonomis? Sangat berpotensi, karena pasarnya masih sangat terbuka. Baik di pasar dalam negeri maupun luar negeri. Sangat menarik dan menggiurkan.
Jika Anda tertarik dan tergiur, seluk-seluk penyulingan minyak atsiri dapat diikuti dalam buku ini. Mulai dari jenis-jenis tumbuhan yang dapat menghasilkan minyak atsiri hingga detil penyulingannya diulas lengkap dalam buku ini. Selamat membaca dan mempraktikkannya!
Ketersediaan
| F00273F | 664.3 TUH m | location_name | Tersedia - item_status_name |
| F00274F | 664.3 TUH m | location_name | Tersedia - item_status_name |
Informasi Detail
| Judul Seri | - |
|---|---|
| No. Panggil | 664.3 TUH m |
| Penerbit | PT Citra Aji Parama : Yogyakarta., 2009 |
| Deskripsi Fisik | - |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | 979-1464-04-8 |
| Klasifikasi | 664.3 |
| Tipe Isi | - |
| Tipe Media | - |
|---|---|
| Tipe Pembawa | - |
| Edisi | Ed.1 - Cet.2 |
| Subjek | |
| Info Detail Spesifik | - |
| Pernyataan Tanggungjawab | - |
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Informasi
Akses Katalog Publik Daring - Gunakan fasilitas pencarian untuk mempercepat penemuan data katalog






